Pengalaman Mahasiswa UPB ke Puncak Mahameru


Tanggal 20 Agustus 2014 merupakan awal perjalanan kumpulan mahasiswa/I dari beberapa perguruan tinggi menuju puncak tertinggi Pulau Jawa. Salah satu dari mereka adalah Jooy Marthin Siahaan yang tentu nya dari kampus kebanggaan kita Universitas Putera Batam. Berawal dari tiga mahasiswa/i yang berangkat dari Kota Batam ke Kota Malang, kemudian disusul tiga mahasiswa/i berikutnya yang berasal dari Kota Bandung, Lautan Api.

Sesampainya di Kota Malang, mereka mencari penginapan terdekat untuk mempersiapkan segala keperluan pendakian karena awal penjelajahan harus dilakukan pukul 03.00 WIB. Pendakian menuju puncak Mahameru melewati banyak tempat yang punya keindahan panorama masing-masing. Di mulai dari Landengan Dowo, Watu Rejeng dan yang paling terkenal adalah Ranu Kumbolo yang sangat dingin. Selanjutnya, mereka mendaki Tanjakan Cinta. Menurut mitos, orang yang menjalani Tanjakan Cinta tanpa menoleh ke belakang sambil menyebut nama orang yang dicintai di sepanjang jalan, akan berjodoh dengan orang yang dicintai tersebut.

Mereka melanjutkan perjalanan melewati Sumber Mani, tempat dimana pendaki mendapat persediaan air karena tempat tersebut adalah danau yang cukup besar beserta landskap dan pemandangan yang mengagumkan. Perjalanan berikutnya membutuhkan keseimbangan dan konsentrasi yang tinggi karena jalan akan sangat terjal, sehingga pendaki diharuskan meninggalkan segala perlengkapan kecuali stok air minum. Dan perlu diketahui, penjelajahan ini dapat ditempuh lebih dari tiga hari dan pastinya cukup berisiko. Kelelahan selama perjalanan ditebus dengan indahnya pemandangan lautan awan.

Kerja Sama